Tips cara pindah Web Hosting
Anda tidak puas dengan tempat hosting lama Anda (karena layanan yang kurang memuaskan, uptime server yang rendah, harga terlalu mahal, layanan services
susah, respon dari pertanyaan / keluhan terlalu lama, atau sebab lainnya)?
Ingin pindah ke tempat lain?
Berikut ini beberapa tips dari kami agar proses perpindahan berjalan mulus dan downtime website serendah mungkin.
Langkah 1
Perencanaan
Sebaiknya Anda memulai rencana pindah setidaknya seminggu atau dua minggu sebelum account di tempat lama Anda habis masa waktunya (expire). Ini agar ada
cukup waktu untuk:
1. proses pendaftaran di tempat baru (umumnya 1-3 hari kerja);
2. penyesuaian script/aplikasi web dengan lingkungan server baru;
3. pergantian NS (1-2 hari hingga sepenuhnya refresh).
Jika account di tempat lama Anda sudah terlalu mendekati expire, mungkin ada baiknya Anda memperpanjang dulu masa hosting di tempat lama setidaknya 1 bulan,
kecuali Anda tidak perduli akan adanya downtime berhari-hari (misalnya: account Anda memang sudah expire dan website Anda memang sudah tidak dapat diakses).
Demikian pula perhatian perlu diberikan kepada masa berlaku domain Anda. Sebaiknya domain Anda tidak expire atau mendekati expire, agar mudah dalam melakukan
pergantian kontak atau DNS. Ini terutama penting untuk domain *.id, karena proses pembayaran untuk perpanjangan hingga aktivasi kembali domain membutuhkan
waktu setidaknya 1-2 hari kerja (jika lancar).
Langkah 2
Pendaftaran Di Tempat Baru
Beberapa hal yang perlu diperhatikan di sini antara lain:
1. Anda memilih besar paket yang sesuai dengan kapasitas website Anda. Selain ukuran file-file HTML dan gambar itu sendiri, perlu dihitung juga ukuran
mailbox-mailbox email, database, dan file-file log (jika log memang ingin dipindahkan).
2. Ada beberapa tempat hosting yang menghitung file-file log (yang ukurannya dapat cukup besar) ke dalam quota, jadi bisa saja sewaktu Anda pindahkan ke
tempat hosting baru file-file menjadi tidak muat meskipun ukuran paket/quota sama.
Di e-Padi Network, file-file log tidak kami perhitungkan dalam quota jadi Anda tidak perlu mengkuatirkan hal ini.
Yang perlu diperhatikan lagi tentunya membereskan semua urusan administrasi agar account baru Anda tidak terdisable lagi dalam waktu singkat (sehingga
menyebabkan dua kali downtime, yang dapat membuat kesal pengunjung Anda).
Langkah 3
Upload dan Penyesuaian Script
Langkah berikutnya, setelah Anda memperoleh akses account di tempat baru, adalah mengupload website Anda atau memindahkan isi website Anda dari tempat lama
ke tempat baru. Lalu menyesuaikan script-script yang ada jika perlu, agar semua berjalan lancar di tempat baru. Lalu membuat account-account email seperti
support@, info@, dsb. Dan tak lupa juga membuat database dan mengisinya dengan isi dari tempat lama. Intinya, kita membuat segala sesuatu berjalan dulu di
tempat baru. Untuk pemindahan Database, sebaiknya export terlebih dahulu command MySQL nya melalui PHPMyAdmin.
Beberapa hal yang perlu disesuaikan atau diperhatikan antara lain:
1. Perbedaan path antara server lama dan server baru
2. Perbedaan versi software seperti Perl dan PHP
3. Belum terinstalnya modul-modul Perl atau librari lain yang dibutuhkan
4. Perbedaan timezone di server, dsb.
Sebagai catatan, di e-Padi Network server kami standarkan menggunakan timezone UTC (GMT+0), agar migrasi dari server ke server menjadi mudah.
Langkah 4
Pergantian NS (NameServer)
Langkah ini ditempuh terakhir kali setelah semua di tempat baru siap. Pada umumnya hal ini dilakukan oleh Anda sendiri (atau bisa juga Anda meminta bantuan
kepada tempat hosting lama). Dan yang perlu dimengerti adalah bahwa proses ini membutuhkan waktu hingga maksimum 48 jam hingga berjalan maksimal (dan untuk
domain *.id bisa lebih lama lagi, karena adanya proses manual/batasan hari kerja).
Contohnya: seorang pengunjung mengakses website Anda, yang masih mengarah ke tempat hosting lama. Lalu Anda melakukan pergantian NS. Namun pengunjung ini
baru bisa melihat bahwa NS berubah hingga maksimum 48 jam lamanya, yaitu sampai software resolver DNS di ISP-nya merefresh cache-nya. Cache DNS ini tidak ada
hubungannya dengan cache browser melainkan cache DNS, jadi meskipun pengunjung Anda menekan refresh/reload di browsernya, tetap saja dia akan melihat lokasi
lama.
Sebagai catatan, DNS e-Padi Network untuk semua account di semua server adalah:
NS1.e-padi.com
NS2.e-padi.com
Untuk membantu mempercepat perpindahan/memperendah masa cache ini, bisa saja Anda mengubah A record di DNS tempat hosting lama Anda agar IP website Anda
(mis: domain.com, www.domain.com) berubah IP-nya ke IP server baru. Di e-Padi Network hal ini mungkin dilakukan, sehingga seandainya Anda pindah dari e-Padi
Network proses refreshnya dapat lebih cepat (tidak sampai 1-2 hari).
Kesimpulan
Pada umumnya keseluruhan proses perpindahan memerlukan waktu minimal dalam hitungan hari, bukan jam. Karena itu diperlukan perencanaan yang cukup dan tidak
tergesa-gesa. Tempat hosting yang baru juga dapat membantu agar proses perpindahan lebih lancar.
(Steven Haryanto, MWN)
Written by Administrator on July 3rd, 2008 with
no comments.
Read more articles on Artikel.
- [+] Digg: Feature this article
- [+] Del.icio.us: Bookmark this article
- [+] Furl: Bookmark this article